Minggu, 23 September 2012

PEROKOK PASIF DAN PEROKOK AKTIF


PENOMENA PEROKOK AKTIF DAN PEROKOK PASIF
Kini marak para perokok aktif yang bermunculan seiring perkembangan zaman. Tidak dipungkiri lagi sekarang banyak anak SMP, SMA, SD, Mahasiswa bahkan anak balita pun ada yang merokok. Memang rokok ada dimana-mana tidak sulit untuk menemukannya. Anak-anak ini mungkin terpengaruh dari lingkungan sosialnya yang buruk sehingga mereka ingin tahu dan meniru kegiatan tersebut sehingga kini menjadi kebiasaan.
Hal yang menarik lagi yaitu, banyak perokok aktif yang sadar akan akibat dari kegiatan tersebut tetapi tetap saja masih merokok dan sulitnya mehilangkan kebiasaan tersebut. Saat ini juga kaum wanita juga banya mengonsumsi rokok ini tanpa mengenal jenis kelamin dan usia, mungkin karena persamaan jender. Namun hal itu mungkin dilakukan oleh sebagian kaum wanita. Demikian pula kaum pria juga tidak semuanya gemar merokok, tetapi orang-oramg yang tidak gemar merokok masih diahantui oleh asap-asap rokok sehingga semua orang menjadi seorang perokok sehingga orang yang tidak suka merokok secara langsung disebut perokok pasif  dan yang langsung mengonsumsi rokok disebut dengan perokok aktif.
Dewasa ini banyak perokok aktif yang berkeliaran di sekeliling kita. Dimana para perokok aktif ini tidak mengenal tempat, waktu, dan situasi, mereka tetap merokok. Karena perokok aktif inilah masyarakat yang tidak merokok yang disebut dengan perokok pasif kena imbasnya. Tidak disadari yang pertama kali dikontaminasi oleh para perokok aktif  ini adalah lingkungan terdekatnya, yaitu keluarganya sendiri.  Banyak para perokok aktif ini tidak sadar akan fenomena yang akan terjadi akibat meroko di sekelilingnya.
 Banyak para perokok saat kita Tanya ,” mengapa mereka merokok,” sering kali mereka menjawab tidak tahu. Kemungkinan mereka merokok karena ingin coba-coba, agar kelihatan keren ataupun untuk mengalihkan perhatian agar menjadi percaya diri di depan orang banyak. Khususnya di Pulau Bali dapat kita lihat banyak perokok-perokok aktif yang berkeliaran baik di perkotaan dan pedesa terpencil pun banyak yang mengonsumsi rokok tersebut. Mungkin di Bali merokok telah mendarah daging, yang dapat kita lihat dari tradisi di Bali saat ada pernikahan ataupun acara-acara adat apapun yang pertama kali disuguhkan adalah rokok.
Sebenarnya, apa si itu rokok? Mengapa banyak orang mengonsumsinya? Pertanyaan itu mungkin tepat  untuk para perokok-perokok aktif untuk mengetahu seberapa mengertinya mereka mengetahui dapapak-dampak yang ditimbulkan oleh rokok. Seringkali kita menjumpai orang-orang yang merokok itu tahu akan bahaya merokok karena bahaya merokok telah di cantumkan pada kemasan rokok itu sendiri, namun timbul lagi pertanyaan, mengapa masih tetap merokok kalau sudah tahu dampaknya? Mungkin sulit untuk menjawabnya karena terlanjur kecanduan terhadap rokok.
Di posisi lain perokok pasif sulit untuk menghindari perokok aktif karena jika mereka menghindari mereka dikatakan sebagai orang panatik. Maka dari itu dibutuhkan kesadaran dari perokok-perokok aktif untuk merokok di tempat-tempat yang telah disediakan dan jangan merokok di tempat umum. Karena perokok aktif akan kena imbas yang sangat besar yang ditimbulkan asap rokok, sebab perokok pasif akan langsung menghirup asap rokok kedalam tubuhnya terutama ke paru-paru pada organ pernafasannya. 
Dapat disimpulkan jika para perokok aktif ini meningkat jumlahnya, maka perokok pasif mungkit dua kali lipat perokok aktif. Karena mereka tidak menyadari asap rokok tersebut masuk dalam tubuhnya.
Banyak kerugian yang ditimbulkan rokok dan ada pula yang diuntungkan, misalnya yang dirugikan adalah kita sendiri dan keluarga sendiri. yang diuntungkan adalah pengusaha rokok dan petani tembakau.
Penyakit yang disebabkan rokok diantaranya yaitu, gangguan pernafasan, gangguan jantung, kangker, gangguan kehamilan dan lain sebagainya.
Tentunya kita sendiri ingin keluarga kita baik anak, istri dan kita sendiri untuk hidup sehat. Memang sehat itu sulit didapat, tergantung gaya hidup kita sendiri. Untuk itu sebaiknya kita hindari gaya hidup yang kurang baik misalnya seperti merokok, minum-minuman keras dan yang lainnya. Karena kita telah mengetahui bahaya dari merokok maupun miras.


PENOMENA PEROKOK AKTIF DAN PEROKOK PASIF


STIKES WIKA
OLEH:
MADE ASTA BERATA PUTRA
11.321.1046
A5 A





JURUSAN S1 KEPERAWATAN
STIKES WIRA MEDIKA PPNI BALI
TAHUN AJARAN 2011/2012

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar